Sako SPN merupakan gerakan kepramukaan yang berbasis masjid dan pesantren, yang juga merupakan wahana LDII untuk membangun karakter bangsa sejak dini.
Hadir dalam acara pengukuhan gerakan kepramukaan warga LDII ini, Pengurus Kwarcab Kota Tarakan, jajaran TNI Polri serta perwakilan Saka Pramuka dan Gugus Depan yang ada di Kota Tarakan.
Ketua Kwarcab Kota Tarakan dalam sambutannya mengatakan terbentuknya satuan komunitas ini adalah amanat undang-undang gerakan pramuka dan Keputusan Kwarnas no.177 Tahun 2012 tentang satuan komunitas untuk memberi tempat bagi anggota pramuka yang memiliki kesamaan profesi, aspirasi dan agama. Setiap kegiatannya juga harus sinergi dan bertanggungjawab kepada kwartir selaku lembaga kepramukaan satu-satunya di Indonesia. SAKO SPN adalah satu-satunya Gerakan Pramuka yang unik berbasis masjid dan pesantren yang sangat penting dalam pembentukan karakter, peduli membangun karakter bangsa.
"Sebagai gerakan berbasis masjid dan pondok pesantren, Pramuka SAKO SPN merupakan gerakan kepanduan yang unik. Sebagaimana kegiatan kepramukaan pada umumnya, namun diantara kegiatan itu ditanamkan nilai-nilai keagamaan untuk mewujudkan generasi yang paham terhadap ilmu agama, berakhlakul karimah,dan mandiri". ujarnya.
Kak Puji Prasetyo Ketua SAKO SPN Cabang Tarakan pada saat acara pelantikan menyampaikan, ini merupakan wahana untuk membangun karakter generasi muda sejak dini. Nilai-nilai agama sangat mudah ditanamkan dalam gerakan Pramuka, karena kegiatannya menekankan learning by doing, yakni membiasakan adik-adik untuk memiliki tabiat yang mulia, bisa jujur, amanah, hemat dan bekerja keras. Juga dalam berkelompok bisa rukun, kompak, dan bisa bekerja sama dengan kawan-kawan mereka.
Sementara itu, H. Bambang Widjanarto sabagai Majelis Pembina SAKO SPN Cabang Tarakan mengatakan bahwa LDII telah mencanangkan gerakan membentuk insan yang profesional religius dalam satu dekade terakhir. Program ini juga dibarengi oleh DPD LDII Kota Tarakan dengan membentuk Pembina Pengerak Generus (PPG), yang fokus membentuk karakter anak-anak hingga remaja menjadi generasi yang fakih, berakhlak mulia dan mandiri.
“Salah satu program PPG untuk membangun generasi muda LDII adalah Pramuka yang terhimpun dalam Sako SPN, “ujar H. Bambang.
Sako SPN yang dibentuk berdasarkan UU. No. 12 Tahun 2010 yang berfungsi untuk mengkoordinasikan dan mewadahi kegiatan gugusdepan berbasis komunitas yang mempunyai kesamaan profesi, aspirasi dan agama yang fokus membentuk karakter generasi muda sebagai pribadi yang memiliki kepahaman agama yang kuat, berakhlak mulia dan mandiri. (Roy)













0 komentar:
Posting Komentar